Seringkali kita membaca informasi bahwa website/blog yang kita buat sebaiknya bertopik yang tidak terlalu umum agar lebih fokus pada suatu topik. Misal lebih baik membuat situs tentang “transportasi laut” dibanding dengan topik “transportasi” Namun membuat website/blog dengan topik yang terlalu sempit sepertinya juga bukan pilihan yang baik.
Alasan mengapa sebaiknya tidak memilih topik yang terlalu sempit antara lain:
1. Pengunjung situs anda mungkin akan bosan dan jarang berkunjung. Misal visitor dengan hobi wisata pantai tentu akan lebih suka berkunjung menuju situs yang menampilkan banyak informasi pantai-pantai indah di Bali dibanding dengan mengunjungi situs yang hanya membahas tentang pantai kuta saja.
2. Kemungkinan anda akan kehabisan ide untuk mengupdate karena kekurangan bahan. Misal, jika situs anda hanya tentang pantai kuta, maka dengan cepat anda akan kehabisan cerita yang bisa ditulis. Padahal anda tentu perlu banyak artikel agar makin banyak halaman yang diindex search engine dan berharap akan menjaring lebih banyak pengunjung
Pilih mana, narrow niche atau wide niche? Semua tentu terserah sang pengelola situs
{ 4 comments… read them below or add one }
yups… spakat, emang terkadang kalau terlalu sempit agak susah update kalo lagi blank…
kaya lagu dangdut
hehe…
kayaknya yang ditulis kesitu2 terus… kalau luas2 banget juga jadi bukan niche
yang sedang saja
Yang jelas untuk menambah ide untuk menulis ya membaca yang buuuaanyak…
setuju mas, memang bagusnya kita memilih topik yang luas kalau bisa seluas-luasnya, seluas samudra….
yang pasti blog saya yang untuk di monetize semuanya punya tema…khususannya sendiri khan sebenarnya tergantung yang menilai….
tapi memilih topik juga khan bukan berdasarkan niche aja khan…banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan…termasuk di dalamnya ‘apakah niche itu punya info yang dinamis?’
jadi bukan hanya perkara niche saja…
Bebas ith lebih nikmat..